Semua Akan Indah Pada Waktunya, Tapi Kapan?

Semua Akan Indah Pada Waktunya, Tapi Kapan?
Pixabay.com
Eh ketemu lagi dengan aku ya, cowok nggantheng yang selalu mengisi blog ini biar tetap hidup dan tidak mengecewakan penggemar setianya.

Iiih sok terkenal banget deh, hehe

Oke kali ini aku gak mbahas Harga dan Spesifikasi Hape seperti biasanya, boleh dong sekali-kali bahas hal-hal pribadi, lha kalau tiap hari yang dibahas soal teknologi mulu kan pasti ada juga rasa jenuh ya.

Namanya juga manusia biasa, kadang capek, jenuh, ingin berhenti nulis, semua itu contoh hal negatif yang harus segera diminimalisir dan segera dibasmi, agar menciptakan aktivitas nulis yang damai, nyaman dan santai hehe.

San, tema kali ini apa sih? daritadi kok mbulet (muter-muter) aja kayak gangsingan.

Jadi gini ya temen-temen, sekarang ini aku masih kuliah (temen seangkatan udah wisuda aku belum) dan bisa dibilang telat wisuda lah, lha akibatnya orang tuaku dan tetangga sekitar kan pada nanya, bahkan ada yang kepo.

Bahkan ada juga yang dengan santainya nanya ke aku gini "Eh San, kuliah semono semene kok ra lulus-lulus ki niat pora?" ("San, kuliah dari dulu sampek sekarang kok gak lulus-lulus sebenernya niat gak sih?")

Kalau ada pertanyaan wajibnya menjawab ya, aku jawab aja "Lek, suwun yo wes ngelikke, tapi neg emang durung wektune aku iso opo?" (Pak Lik, terimakasih udah mengingatkan, tapi kalau belum waktunya lulus aku bisa apa?")

Terkadang orang-orang itu pengen semua berjalan mulus, tanpa hambatan, tapi yang namanya kehidupan itu ada lika-likunya, ibarat jalan itu ada naik turun, belokan, jeglongan (lubang jalan rusak). Dan sebagai manusia yang tangguh kita harus mampu melewati itu semua dengan sabar dan yakin.

Seandainya semua siswa di SMA itu pinter semua, baik semua dan wajahnya sama semua nurut semua, lha terus apa kerjaan Guru BK (Bimbingan Konseling), terus gimana nasib ulangan remidi, kehidupan akan terasa monoton Coy.

Kalau ada orang yang sukses di usia muda, lulus tepat waktu, nikah sesuai target umur yang sudah ditentukan, itu cuma sebagian saja, dan mungkin mereka bener-bener mempersiapkan di jauh-jauh hari sebelumnya.

Dan ada faktor Luck.

Pernah dengar kan kata-kata Orang Bodoh kalah sama orang Pinter, dan orang Pinter minum tolak ingin kalah sama orang Bejo.

Beda sama orang yang santai-santai (kayak aku ini, eh itu dulu) meskipun sama-sama punya cita-cita yang baik dan ingin lulus tepat waktu, nikah muda, sukses di usia muda, tapi kalau action-nya kurang, ya kecil kemungkinan impian itu tercapai.

Kamu gak tahu kan betapa beratnya perjuangan orang-orang yang sekarang sukses, mereka itu belajar siang malam, praktek terus, sudah mengalami kegagalan berkali-kali, sedangkan kamu mungkin baru beberapa kali mengalami kegagalan.

Semua itu ada waktunya sendiri, ibarat kata Semua akan indah pada waktunya. Mungkin sebagian orang tidak percaya pada kata-kata tersebut, aku pun dulu juga tidak percaya, ketika temen-temen sudah wisuda, foto bareng calon istri/suami, sudah bisa membahagiakan orang tua, sedangkan diriku masih terombang-ambing gak jelas, kuliah molor, nilai ngulang, dan pekerjaan belum punya.

Rasanya aku ingin protes, kenapa ini terjadi padaku?

Tapi aku kembalikan lagi kepada diriku, aku ingat-ingat kesalahan yang pernah aku lakukan dulu. Semua itu cocok, pas dan pantas jika saat ini aku ketinggalan dan beberapa target dalam hidupku meleset, seperti Lulus kuliah tepat waktu.

Dulu sering mbolos, gak ngerjain tugas, di kelas hanya datang, diam dan duduk terus pulang, semua itu merupakan kesalahan yang tidak boleh diulang untuk kedua kalinya.

Ya terkadang semua itu aku lakukan tanpa aku pikirkan terlebih dulu dampaknya, ya asal bareng temen-temen dan membuatku senang, aku lupa dengan targetku di masa depan.

Sekarang aku mulai paham, aku mulai belajar lagi tentang arti kehidupan di dunia ini, aku mulai menentukan target lagi untuk kedepannya.

Aku sudah melupakan semua kejadian di masa lalu, harus bersungguh-sungguh dalam melangkah, tidak boleh santai-santai lagi.

Karena masih ada harapan di depan sana dan ya, tidak ada kata terlambat bagiku.

Buat kalian yang masih muda (aku juga masih deng) jangan sia-siakan waktu mudamu, belajarlah dari kegagalan, jangan iri dengan keberhasilan orang lain, dan teruslah berjuang.

Lebih baik mengulang 1000 kali 1 hal daripada mengulang 1 kali 1000 hal yang berbeda.

😊 Sekarang Hidupku Lebih Baik

Mungkin cerita di atas merupakan sisi gak baik dari kehidupanku, dan sekarang ini kehidupanku sudah lebih baik, ya meskipun belum lulus juga hehe.

Cerita sedihnya udah ya hehe 😉

Aku sudah bisa merasakan semangat hidup, bisa menerima keadaan dan terus fokus sama impian.

Karena menurutku Tidak ada orang yang santai-santai saat ingin mewujudkan mimpinya.

Semua butuh proses dan kerja keras, ya seperti saat ini aku terus belajar mengejar ketertinggalan nilai di bangku kuliah, dan di luar kuliah aku semagat belajar ngeblog, belajar jadi Internet Merketer dan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

hari-hariku sudah penuh dnegan kegiatan positif, tidak hanya glundhang-glundhung kayak semangka lagi wkwkwk.

Kegiatan sehari-hari ya gini, lebih banyak di depan layar (Blogger, Internet Marketer) dan di depan papan tulis (Mahasiswa) hehe 😁

Pesan dariku, Jangan menunda pekerjaan, lakukan semua dengan ikhlas dan jangan lupa selalu beribadah sekaligus minta doa kepada Allah.

Sok nyeramahin orang ya aku ini hehe 😇

Ya sudah lah aku capek nulis dari tadi, semoga bermanfaat ya meskipun bukan Info Seputar Teknologi.

Supaya kamu lebih kenal dekat sama aku, tahu banyak tentang kehidupanku, hehe

     😀 Baca dong: 10 Fakta Tentang Ahmad Santoso

Emang penting ya San?

Oke, bagi kalian pengunjung setia Santoz Ahmad aku ucapin terimakasih, karena semakin hari pengunjung semakin ramai hohoho 😎

Doakan saja semoga aku selalu diberi kesehatan, umur panjang dan rajin menulis untuk menyapa kalian.

Sek yo!

11 Responses to "Semua Akan Indah Pada Waktunya, Tapi Kapan?"

  1. Meskipun aku juga suka salah ketik, tak ada salahnya aku ngingetin, Mas Santo. Itu sukse harusnya sukses, terus ada lagi siang malam, tapi nulisnya singa.. hehe

    Setuju dengan yang ini "Lebih baik mengulang 1000 kali 1 hal daripada mengulang 1 kali 1000 hal yang berbeda"

    Emang dulu kayak semangka glundhug2 ya, Mas.. hehe

    Sebenarnya bukan nyeramahin orang, yang jelas kata pengingat buat Mas Santo, yang ditulis di blog agar para pemirsah sekalian juga bisa baca, syukur ada yang termotivasi juga.
    Bukan begi, juragan ? :D

    Selamat menunaikan ibadah shalat Ashar, Mas, udah masuk waktunya nih :)

    BalasHapus
  2. hehe terimakasih lho mas Andi udah mau ngingetin, soalnya pas bikin artikel tersebut lagi latihan nulis pake 10 jari hehe jadi ada yang kelewat deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus itu, dulu aku belajar waktu SMP mas, dan aku belajar ngetiknya pake typing master, itu lebih cepet aja gitu. Atau sama mas juga?

      Hapus
    2. aku juga pakai aplikasi tapi lupa namanya

      Hapus
  3. Ada beberapa kata yang typo bos. Tak sebutne yo..
    mengungatkan, sesuia, kegagaan, semagat, glundhang-glundhug. Udah, itu aja..

    Tulisannya ngena banget bro. Gue juga ngerasa sering kayak gitu. Males-malesan, seneng-seneng sama temen gak mikirin kuliah. Dan banyak lagi. Dan sepertinya gue harus berubah menjadi lebih baik mulai dari sekarang. Karena mimpi itu tinggi, harus ada usaha buat menggapainya. Kecuali kalo mimpinya cuma cetek, sambil merem aja udah bisa..

    Sesok-sesok nek ditakoni meneh jawab wae ngene mas "yo mergo aku niat kui dadi kuliahe betah suwe-suwe" :D

    BalasHapus
  4. Baguslah Santo, memang benar kata pepatah...kalau sebaiknya memang, "Hari ini lebih baik dari hari kemarin. Hari besok lebih baik dari hari kemarin.." Jadi memang selagi muda harus benar benar produktif ya...

    BalasHapus
  5. ini lagi curhat ya?

    aku juga merasakan apa yang kamu rasakan. tapi yaudahlah cuek aja. Aku udah menjelaskan sejelas-jelasnya pada ayah dan ibu kenapa wisuda tak kunjung-kunjung datang, dan mereka menerima alasannya. toh aku begini juga pangkalnya demi ngikutin keinginan mereka. eeh, kok ikutan cirhat haha

    intinya ya, tebelin telinga aja dan nikmati hidupmu. jalani apa yang harus dijalani, dan kerjakan apa yang harus dikerjakan saat ini. hiduplah untuk saat ini bukan untuk masa depan atau untuk masa lalu, tapi untuk hari ini.

    okesip!

    BalasHapus
  6. Dulu gue juga pernah gitu. TELAT WISUDA, EH PAS WISUDA SUSAH CARI KERJA. Tapi semua indah pada waktunya. Hasekkk.

    Malah dari nganggur itu gue jadi tau asyiknya ngeblog dan melakukan banyak hal. Serius. Nikmatin aja bro, pasti ada sisi positif yang bisa Lo ambil.

    Btw, tulisan lo banyak kata yang typo deh. Coba lain kali edit lagi, mungkin bisa lebih cakep. Hehe

    BalasHapus
  7. yoi, pertanyaan "tapi kapan?" sepertinya akan selalu mengikuti statement "Smua akan indah pada waktunya". Ehem, tapi terkadang ketika mengulang 1000 kali di hal yang sama, kita cenderung stuck disitu aja terus jadi hambar. Kalau gue sih.. 1000 nya dibagi 4 aja deh, mengulangi 4 hal yang sama sebanyak 250 kali gitu..

    BalasHapus